Minahasa Selatan - Berita Minsel - Informasi Minsel - Seputar Minsel - Blogger Minsel 2011 Mar 18 ~ M I N S E L

Butuh sedikit inspirasi ?

Blog Minahasa Selatan memberikan Anda informasi seputar perkembangan Minsel. Silahkan Anda jelajahi tiap link yang kami sediakan

Berbagi bersama adalah hal terindah

Blog Minahasa Selatan mencoba memberikan informasi yang bersifat gratis dan bertanggung jawab. Silahkan Anda berinteraksi dengan kami.

Pembangunan Minsel yang belum maksimal

Masih banyak yang perlu di benahi dalam blog Minahasa Selatan ini. Kami mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan, terima kasih.

Persahabatan adalah segalanya.

Dalam blog Minahasa Selatan ini kami mengajak teman-teman pembaca untuk memberikan masukan dan kritikan, terima kasih.

Teknologi dan Globalisasi saat ini menuntut masyarakat Minahasa Selatan belajar teknologi

Lewat media blog ini, kami berharap teman-teman bisa mendapatkan inspirasi untuk membuat blog yang lebih baik lagi, terima kasih.

Jumat, 18 Maret 2011

Satu Lagi, Balita Amurang Meninggal Dunia Diduga Rabies

anjing 1.jpg anjing 2.jpg

AMURANG, beritaminsel--Warga Amurang khususnya Kelurahan Kawangkoan Bawah dibuat heboh. Pasalnya, anak dari Jost Karundeng warga setempat meninggal dunia. Diduga, anak yang masih kelas II SD di Kawangkoan Bawah meninggal dunia akibat digigit anjing. Ceritanya, anak tersebut sedang bermain-main. Saat itu juga, anak Jost Karundeng itu melihat ada dua ekor anjing sedang berkelahi. Herannya lagi, anak itu justru memegang anjing yang sedang berkelahi tersebut. Tahu-tahu, anjing itu menggigit anak tersebut.

Hanya beberapa minggu, panas tinggi menimpa anak tersebut. Dan sebelumnya, anak itu sudah jatuh sampai-sampai luka dibelakang. Segala upaya kedua orang tua anak tersebut untuk merawat sampai di rumah sakit terdekat di Amurang. Namun, ternyata sia-sia. Hanya saja, kuat dugaan kasus ini tidak serta merta dilaporkan ke Dinas Kesehatan Minsel dan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Minsel. Sebab, ternyata kedua instansi diatas belum mengetahui informasinya.

Ditemui Kepala Dinas Kesehatan Minsel dr Tommy Kawengian,. menjelaskan bahwa pihaknya belum mengetahuinya. Hanya saja, bila anjing tersebut meninggal harusnya dipotong kepalanya dan diantar ke Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan di lab peternakan di Manado.

''Mungkin, karena hewan anjing langsung dikubur. Maka, instansi terkait juga tidak mengetahuinya. Coba, kalau sudah terjadi peristiwa. Pihak keluarga langsung melapor ke instansi terkait. Supaya, ada pertolongan pertama,'' kata Kawengian.

Sayannya, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Minsel Ir Decky Keintjem mengaku sementara berada di DPRD Minsel dan sementara lakukan pertemuan dengan Komisi I. ''Nanti anda telpon ulang ok,'' jelas Keintjem melalui telpon genggamnya. (andries)
sumber dari beritaminsel

Perkemahan OSIS Pramuka SMKN 1 Amurang di Teep

CIMG5191.JPG


Drs Jermia A Kontu, Ketua Panitia Pelaksana


AMURANG, beritaminsel--Dalam rangka Tahun Displin dan Anti Mabuk, maka SMKN 1 Amurang bersama OSIS Pramuka menggelar Perkemahan se-SMK Negeri se-Minsel. Pelaksanaan mulai tanggal 21 sampai 26 Maret di Desa Teep Kecamatan Amurang Barat. Sesuai rencana, Bupati Tetty Paruntu akan membuka pelaksanaan perkemahan dalam rangka mengisi hari libur kelas III SMK melaksanakan ujian.

Ketua Panitia Pelaksana Drs Jermia A Kontu kepada wartawan website Berita Minsel Jumat (18/3) kemarin menjelaskan, bahwa perkemahan akan diikuti 7 SMK ditambah tuan rumah SMKN 1 Amurang. Ke-7 SMK masing-masing SMKN 1 Modoinding, SMKN 1 Motoling, SMKN 1 Ranoyapo, SMKN 1 Poigar, SMKN 1 Tompasobaru, SMKN 1 Tumpaan dan SMKN 1 Tareran.

Menurut Kontu, ini juga merupakan kabar dan semangat-suka cita yang perlu dikumandangkan. Karena memiliki nilai strategi untuk peningkatan kualitas generasi muda. Lebih khusus yang memiliki daya saing,keesaan dan kebersamaan. ''Pelaksanaan dalam rangka ujian nasional siswa kelas XII. Maka OSIS lewat panitia serta melibatkan siswa SMKN se-Minsel. Sedangkan tujuannya adalah, meningkatkan kualitas kaum muda yang bukan cuma untuk bermimpi tapi dengan tindakan,'' kata meener Sonny.

Ditambahkannya, juga mengimplementasi berbagai program pemerintah seperti tahun disiplin dan anti mabuk. ''Lebih lagi, memindahkan kegiatan belajar siswa tingkat 1 dan II ke alam berbeda. Sementara siswa tingkat III mengikuti ujian nasional,'' tambahnya.

Lanjut Kontu lagi, SMK Bisa! Dengan dicanangkan tahun disiplin dan anti mabuk pasti akan tercipta generasi muida yang santun,kreatif, mandiri dan mampu bersaing di era global. Dalam perkemahan akan dilombakan yaitu Debat Bahasa Inggris, Pidato, SMK Idol, Poco-poco, Meniti Bambu, Baca Puisi serta sejumlah permainan lainnya. (andries)
sumber dari beritaminsel

Maindoka Sidak Pembangunan DPRD Minsel

CIMG5192.JPG
Drs MJ Maindoka, MSi, Kabag Adm Pembangunan


AMURANG, beritaminsel--Para pekerja di Gedung DPRD Minsel di Desa Teep Kecamatan Amurang Barat dibuat kaget. Pasalnya, sementara para pekerja melaksanakan tugas-tugasnya. Tiba-tiba, Kabag Adm Pembangunan Setdakab Minsel Drs Meidy J Maindoka, MSi tiba disini. Bahkan, Maindoka bertanya kepada pengawas PT Kalelondey yang mengerjakan proyek berbandrol Rp 2,5 miliar tersebut.

''Ya, saya melakukan sidak dan melihat dari dekat pembangunan gedung DPRD Minsel. Karena sesuai kontrak, akhir Maret ini proyek tersebut sudah harus selesai. Proyek ini sesuai kontrak berakhir Maret ini. Maka dari itu, PT Kalelondey harus selesai sesuai kontrak,'' kata Kabag Adm Pembangunan Setdakab Minsel Drs Meidy J Maindoka, MSi kepada Berita Minsel Jumat (18/3) kemarin.

Menurutnya, saya melakukan sidak juga dalam rangka melihat dari dekat pekerjaan yang ada di gedung DPRD Minsel tersebut. ''Kalau saat ini, pekerjaannya sudah memasuki 80-an persen. Saya juga optimis kalau akhir Maret ini akan selesai sesuai kontrak,'' pungkas mantan Camat Motoling ini. (andries)
sumber dari beritaminsel

Kumtua se-Minsel Pertanyakan Data Jamkesmas dan PKH

CIMG5194.JPG
Roby Lintong, Hukum Tua Tenga


Data Jamkesmas dan PKH Tidak Jelas


TENGA, beritaminsel--Hukum Tua se-Minsel mempertanyakan data Jamkesmas yang dilakukan Dinas Kesehatan Minsel melalui Puskesmas setempat. Selain Jamkesmas, data tentang penerima PKH 2011 juga belum jelas. Sebab, indikasi yang ada bahwa data-data diatas semuanya kamuflase. Menariknya lagi, data dimaksud hanya dibuat oleh oknum-oknum di instansi terkait. Sama halnya dengan PKH oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga kurang jelas.

Hukum Tua Desa Tenga Kecamatan Tenga Roby Lintong kepada wartawan website Berita Minsel Jumat (18/3) kemarin membenarkan. ''Ya, bukan hanya saya sendiri yang ikut bertanya. Namun, hampir semua Hukum Tua se-Minsel ikut bertanya-tanya soal data Jamkesmas dan PKH tahun 2011,'' jelas Lintong.

Menurut Lintong, bahwa ada dugaan kalau telah terjadi permainan antara oknum-oknum di Puskesmas setempat dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Minsel. ''Sebab, pada kenyataannya banyak kumtau se-Minsel justru tidak tahu soal data Jamkesmas dan PKH secara akurat. Kalau kami tahu, kenapa harus bertanya-tanya. Maka dari itu, kami minta instansi terkait harus transparan soal data diatas,'' tegasnya.

Masakan ada nama yang sudah meningggal dan telah pinda ke desa lain ataupun keluar daerah namanya ada. ''Otomatis, ini telah ada permainan. Ataupun, data dari tahun-tahun sebelumnya mereka masih menggunakannya. Tagal itu, kumtua Tenga ini berharap instansi terkait harus transparan dan menjelaskan secara akurat kepada masyarakat Minsel,'' pungkas Lintong. (andries)
sumber dari beritaminsel

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More